DuniaTawa: Salah Jagong

Tanggal 30 Maret 2012 lalu, Jon Koplo yang tinggal di Laweyan, Solo ini diundang teman lamanya, Tom Gembus yang punya gawe mantu, menikahkan anaknya. Sayangnya, undangan yang sudah dikirim dua pekan sebelumnya itu ndilalah ketlisut. Tapi Jon Koplo masih ingat tanggalnya karena di kalendernya sudah dibunderi dan ditulisi “Tom Gembus”.
Tiba saat hari pernikahan, Koplo dan istrinya, Lady Cempluk, dengan PD-nya meluncur ke rumah Tom Gembus di daerah Sragen. Sampai di rumah Gembus, Koplo heran karena yang ramai justru rumah tetangga sebelahnya. Koplo berpikir, ah, mungkin pernikahannya nunut di rumah tetangganya yang lebih luas, mengingat rumah Gembus kecil dan saudaranya banyak.
Dengan langkah pasti Koplo dan Cempluk menyalami para among tamu, nyemplungi kotak sumbangan, lalu duduk manis di luar. Maklum, di dalam sudah penuh. Lantunan lagu campur sari dan suguhan yang mbanyu mili membuat Koplo tidak nggagas siapa yang sedang ia jagongi. Yang ia pikir, nanti setelah acara selesai akan menemui Tom Gembus untuk kangen-kangenan.
Selang  beberapa jam acara pun selesai. Namun yang membuat Jon Koplo kaget, ketika manten dibedhol dan berdiri bersama orangtua dan besan untuk menyalami  para tamu, ternyata tidak ada Tom Gembus di sana. Dan ketika ditelepon, telepon Gembus dimatikan. Dengan penuh rasa kecewa, Koplo dan Cempluk pun pulang.
Setibanya di rumah, Jon Koplo malah ditelepon Tom Gembus untuk menanyakan kenapa tadi tidak datang, apakah karena tidak tahu gedung tempat resepsi dilaksanakan. Betapa kagetnya Koplo, ternyata acaranya dilaksanakan di gedung. Dengan suara memelas dan bersalah Koplo menceritakan kejadian yang dialami tadi. “Oalah Plooo… Plo! Makanya kalau dikasih undangan itu dibaca. Memang kebetulan mantennya bareng, makanya aku pilih di gedung saja,” terang Gembus sambil ngekek.

Lina Andriani, Jl KH Samanhudi No 111 Sondakan, Laweyan, Solo

Kategori:

Tinggalkan komentar!